Berita Okezone.com on NOBARTV.LIVE -
Alasan Persib Tumpuk Banyak Bek Tengah Jelang Turun di Liga 1 2020

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengungkapkan alasan mengapa timnya menumpuk banyak pemain belakang jelang turun di Liga 1 2020. Robert berpendapat, dengan memiliki banyak pemain belakang, peluang mereka untuk menjuarai Liga 1 2020 lebih terbuka.

Sebab, dalam pandangan pelatih asal Belanda itu, tim yang memenangi trofi adalah tim yang memiliki pertahanan terkuat. Contoh termudah bisa dilihat saat Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018.

Saat itu, Persija keluar sebagai pertahanan terapat dengan hanya kemasukan 36 kali. Musim lalu, Bali United yang keluar sebagai kampiun Liga 1 2019 hanya kebobolan 35 kali.

BACA JUGA: Misi Esteban Vizcarra Bersama Persib Bandung di Liga 1 2020

“Itu sangat bagus. Karena kebanyakan tim yang memenangi liga adalah tim yang mempunyai pertahanan terkuat. Oleh karena itu kami memulai membangun tim ini dari pertahanan yang tangguh,” kata Robert mengutip dari Simamaung, Senin (27/1/2020).

Saat ini Persib memiliki lima bek tengah berkualitas. Sebut saja Victor Igbonefo, Indra Mustafa, Fabiano Beltrame, Achmad Jufriyanto dan Nick Kuipers. Untuk Fabiano, ia memang didatangkan Persib sejak tahun lalu.

Hanya saja, Fabiano tidak dapat dimainkan Persib di sepanjang Liga 1 2019 karena Maung Bandung –julukan Persib– telah memiliki empat pemain asing. Baru di pengujung Liga 1 2019, Fabiano dinaturalisasi dan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Karena itu, Fabiano dan Igbonefo merupakan bek tengah anyar Persib untuk Liga 1 2020.

Berita Terkait